Friday, July 25, 2014

Jangan Meludahi Sumur Milik Sendiri



Saya pernah membaca sebuah buku dari Jamil Azzaini. Ada sebuah bahasan menarik tentang ini, berikut kutipannya

Jangan pernah meludah ke sumur yang airnya kamu minum
Pernahkan anda berjumpa dengan orang yang bekerja di perusahaan atau instasi, mendapat gaji dan berbagai fasilitas dari tempat tersebut, tetapi hobinya menjelek jelekan perusahaan atau instasi tempat ia bekerja? Orang inilah yang saya sebut meludah disumur yang airnya ia minum.
Orang orang semacam ini biasanya senang mengeluh, tidak bertanggung jawab, dan oportunis. Mereka membicarakan sesuatu yang yang tidak mereka suka kepada sesama teman yang tidak bisa mengambil keputusan. Saat diajak diskusi dengan pimpinan, mereka diam seribu bahasa. Bergaul dengan orang orang semacam ini ibarat anda minum disumur yang airnya mereka ludahi

Sering kan kita denger temen temen kerja kita kerja tapi isinya mengeluh saja. Apapun yang diberikan oleh perusahaan yang ada kekurangannya saja yang di lihat. Kebayang gak kalau kita hidup 24 jam, 8 jam di habiskan untuk bekerja. Tapi kalau kita gak suka sama tempat kerja atau institusi nya, jadi 8 jam sehari kita harus terbuang percuma. Orang orang seperti ini sebenernya rugi berkali kali. Apa saja kerugian mereka

  1. Kurang bersyukur. Orang yang seperti ini sebenernya kurang bersyukur. Mendapat kerja, mendapat fasilitas dan gaji merupakan nikmat dari Allah. banyak orang orang yang berebut untuk mendapatkan nikmat tersebut. Padahal ketika kita bersyukur, Allah berjanji kepada kita bahwa akan menambah nikmatNya.
  2. Performa kerja tidak optimal. Kita bekerja harus dengan hati. Bila bekerja dengan hati dan suasana gembira output yang dihasilkan pasti sangatlah baik. Begitu juga sebaliknya. Ketika orang yang banyak mengeluh, bagaimana orang seperti ini bisa bekerja sepenuh hati. 
  3. Karir mandek. Bagaimana mau meningkatkan jenjang karir kalau performa yang diberikan setengah hati. Jaminan bahwa karir orang orang seperti ini akan jalan di tempat
  4. Tidak disukai rekan kerja. Cape gak seh kita kalau punya temen isi obrolannya cuma keuhan aja. Dari keluhan kerja, gaji, fasilitas, sistem kerja, bonus sampai jangan jangan juga masalah rumah tangga di jadiin konsumsi publik lewat keluhannya. Pasti orang seperti ini bukanlah teman yang menyenangkan
Bila kita punya teman seperti ini cukup katakan seperti ini. "sudah nikamati saja pekerjaan ini. Berhenti mengeluh dan jadilah yang terbaik. Kalau tidak maka keluarlah mencari pekerjaan lain. jangan jadi pengecut...!!!"

- mozaix -

No comments:

Post a Comment